Pilih mana Mencintai atau Dicintai ?

Showing posts with label Keluarga. Show all posts
Showing posts with label Keluarga. Show all posts

Tuesday, January 1, 2008

Cinta dan Kasih Sayang

Bahwa cinta dan kasih sayang (mawaddah dan rahmah) merupakan sendi dan perekat rumah tangga yang sangat penting. Cinta adalah sesuatu yang suci, anugerah Tuhan dan sering tidak rasional.

Cinta dipenuhi nuansa memaklumi dan memaafkan. Kesabaran, kesetiaan, pengertian, pemberian dan pengorbanan akan mendatangkan/ menyuburkan cinta, sementara penyelewengan, egoisme, kikir dan kekasaran akan menghilangkan rasa cinta.



Hukama berkata:"Tanda-tanda cinta sejati ialah

(1) engkau lebih suka berbicara dengan dia (yang kau cintai) dibanding berbicara dengan orang lain,

(2) engkau lebih suka duduk berduaan dengan dia dibanding dengan orang lain, dan

(3) engkau lebih suka mengikuti kemauan dia dibanding kemauan orang lain/diri sendiri).""Tidak bisa memuliakan wanita kecuali lelaki yang mulia, dan tidak sanggup menghinakan wanita kecuali lelaki yang tercela."



Wassalam,

memet

Saturday, December 29, 2007

5 Pilar keluarga Sakinah

5 pilar keluarga Sakinah

Masyarakat adalah cerminan kondisi keleuarga, jika keluarga sehatberarti masyarakatnya juga sehat. Jika keluarga bahagia berartimasyarakatnya juga bahagia.
Ada 5 pilar untuk membentuk keluargasakinah diantaranya sebagai berikut.
1. Dalam keluarga itu ada mawaddah dan rahmah (Q/30:21). Mawaddahadalah jenis cinta membara, yang menggebu-gebu dan "nggemesi",sedangkan rahmah adalah jenis cinta yang lembut, siap berkorban dansiap melindungi kepada yang dicintai. Mawaddah saja kurang menjaminkelangsungan rumah tangga, sebaliknya, rahmah, lama kelamaanmenumbuhkan mawaddah.

2. Hubungan antara suami isteri harus atas dasar saling membutuhkan,seperti pakaian dan yang memakainya (hunna libasun lakum wa antumlibasun lahunna, Q/2:187). Fungsi pakaian ada tiga, yaitu
(a) menutupaurat,
(b) melindungi diri dari panas dingin, dan
(c) perhiasan.
Suamiterhadap isteri dan sebaliknya harus menfungsikan diri dalam tiga haltersebut. Jika isteri mempunyai suatu kekurangan, suami tidakmenceriterakan kepada orang lain, begitu juga sebaliknya. Jika isterisakit, suami segera mencari obat atau membawa ke dokter, begitu jugasebaliknya. Isteri harus selalu tampil membanggakan suami, suami jugaharus tampil membanggakan isteri, jangan terbalik di luaran tampilmenarik orang banyak, di rumah "nglombrot" menyebalkan.

3. Suami isteri dalam bergaul memperhatikan hal-hal yang secara sosialdianggap patut (ma`ruf), tidak asal benar dan hak, Wa`a syiruhunna bilma`ruf (Q/4:19). Besarnya mahar, nafkah, cara bergaul dan sebagainyaharus memperhatikan nilai-nilai ma`ruf. Hal ini terutama harusdiperhatikan oleh suami isteri yang berasal dari kultur yang menyolokperbedaannya.4. Menurut hadis Nabi, pilar keluarga sakinah itu ada empat (idzaaradallohu bi ahli baitin khoiran dst);
(a) memiliki kecenderungankepada agama,
(b) yang muda menghormati yang tua dan yang tuamenyayangi yang muda,
(c) sederhana dalam belanja,
(d) santun dalambergaul dan
(e) selalu introspeksi.

5. Menurut hadis Nabi juga, empat hal akan menjadi faktor yangmendatangkan kebahagiaan keluarga (arba`un min sa`adat al mar'i),yakni
(a) suami / isteri yang setia (saleh/salehah) ,
(b) anak-anakyang berbakti,
(c) lingkungan sosial yang sehat , dan
(d) dekat rizkinya.

Wassalam,
memet